sumber tangkapan layar kanal youtube Trinity Optima Production |
PORTAL MASYARAKAT - Setelah “Lestari Merdu” rilis akhir Agustus lalu, Afgan meluncurkan single ke-2 bertajuk “Pendam”. Lagu ini merupakan bagian dari EP (Extended Play) berjudul +62 yang di dalamnya berisi tiga lagu berbahasa Indonesia.
“Pendam” adalah lagu ballad yang bercerita tentang hubungan cinta yang tidak bisa bertahan. Namun, sosok yang mengalaminya memilih untuk menyimpan sedih dan sakitnya sendiri.
“Setelah sekuat tenaga mencoba mempertahankan, hubungan kamu dan dia pada akhirnya tidak berjalan sesuai harapan. Meski kamu mengharapkan dan mencintai dia, tapi kalau keadaannya tidak bisa diubah lagi, lebih bijaksana untuk memendam saja perasaan yang ada.
Karena, menyampaikan apa yang kamu rasakan padanya pun tak akan mengubah keadaan. Di sisi lain, “Pendam” adalah gabungan dari pemikiran personalku dan curhatan salah satu sahabatku,” jelas Afgan.
Terkait instrumentasinya, “Pendam” dibuat minimalis agar emosinya lebih dalam dan tidak over-produced dari segi musik. Dalam waktu sebulan, “Pendam” pun rampung.
“Lewat “Pendam”, aku ingin menyampaikan bahwa most of the time, memendam perasaan itu bukan sesuatu yang bagus. Tapi, at times memendam perasaan itu adalah sesuatu yang necessary untuk dilakukan,” — Afgan.
Head A&R (Music Production & Talent Scouting) Trinity Optima Production, Dwi Santoso, menjelaskan bahwa dari sisi teknik, lagu ini terbilang baru untuk Afgan. “Kami sangat senang Afgan mau terus memacu diri untuk mencoba zona-zona lain dalam proyek musiknya.
Namun, yang terpenting dan selalu jadi prioritas kami, Afgan sangat menyukai hasil akhir dari lagu ini,” ujarnya.
Berikut ini Lirik Lagu Lirik Lagu Afgan - Pendam
Afgan - Pendam
SETELAH KUJALANI KISAH KITAKINI AKU TELAH MENYADARI
KAU DAN AKU
TAKKAN BISA
WALAU KITA PAKSAKAN
MENCOBA UNTUK PERTAHANKAN
BILA, KITA JAUH BERBEDA
UNTUK APA KAU TAU
DI SINI
AKU MERINDUKANMU
TAK ADA GUNANYA UNTUK KAMU
TAKKAN MERUBAH KEADAANNYA
DI SINI
AKU MENGHARAPKANMU, KASIH
DAN SETENGAH MATI
KU PENDAM SAJA SENDIRI
SUDAHLAH
JANGAN KAMU DATANG LAGI
HANYA MEMBUAT SUSAH HATI
MENGHADAPI
KENYATAAN
WALAU KITA PAKSAKAN
MENCOBA UNTUK PERTAHANKAN
BILA, KITA JAUH BERBEDA